SUN DOG (Pembiasan Cahaya Pada
Kristal Es)
|
gambar 1
|
Fenomena Sun
Dog kadang juga disebut sebagai “Parhelion” yang berasal dari bahasa Yunani,
karena parhelion berarti suatu fenomena ketika melihat kumpulan cahaya tambahan
di kedua sisi atau lebih dari matahari kumpulan cahaya tersebut bernama halo.
Kadangkala, kumpulan cahaya tersebut terlihat seperti bola yang membuat kita
berpikir kalau cahaya itu adalah matahari tambahan.
Kata Sun Dog
berasal dari fenomena itu sendiri karena matahari tambahan terlihat sebagai
seekor anjing yang duduk manis disebelah tuannya yaitu matahari bumi kita
ini.Kejadaian Sun Dog sangatlah jarang kita temui karena pristiwa tersebut
memerlukan kondisi atmosfer yang khusus hingga akhirnya dapat muncul sebuah
ilusi pada mata yang melihat.
Hal ini
terjadi ketika terdapat kumpulan lempeng kristal es hexagonal yang sangat
besardan terbentuk di awan cirrus yang tinggi dan dingin, atau pada saat cuaca
yang sangat dingin. Kristal es dapat juga berarti debu berlian melayang di
udara pada ketinggian yang rendah. Lalu kristal es itu bertindak sebagai prisma
(gambar 2) yang tersusun secara horisontal di atmosfer yang mengakibatkan
cahaya tersebut dibiaskan dengan sudut minimum 22˚(gambar 2). Proses seperti
ini mirip dengan proses terciptanya pelangi tetapi, pelangi terbentuk karena
cahaya matahari menyinari tetesan air di angkasa.
|
gambar 2
|
Fenomena
alam seperti Sun Dog ini bisa muncul dimana saja dan kapanpun selama matahari
bersinar terang di langit. Tetapi, akan lebih mudah terlihat ketika matahari
berada pada posisi yang lebih rendah dari garis horizon (matahari terbit atau
terbenam). Ketika matahari terbit hingga matahari mencapai titik tertingginya,
Sun Dog akan mulai bergeser dari sudut 22˚ lalu akhirnya menghilang. Umumnya
Sun Dog berwarna merah ketika berada pada jarak terdekat dari matahari. Ketika
ia semakin menjauh dari matahari warnanya akan berubah menjadi biru.
|
gambar 3
|
Fenomena
yang selalu muncul bersamaan dengan Sun Dog adalah Parhelic Circle. Parhelic
circle adalah sebuah fenomena optik yang terjadi di langit yang muncul sebagai
garis horizontal atau garis lengkung yang bercahaya yang sejajar dengan
cakrawala di ketinggian yang sama dengan matahari. Garis putih terbentuk karena
garis tersebut terbentuk dari pemantulan cahaya matahari namun, dapat berwarna
biru hingga kehijauan ketika mendekati 120˚ parhelia dan berwarna ungu
kemerahan sepanjang garis pada bagian luar.
Walau sering
kali hanya terlihat sepotong, tetapi garis lengkung ini bisa membentuk sebuah
lingkaran sempurna di langit. Sama seperti Sun Dog, Parhelic Circle juga
terbentuk karena cahaya matahari yang dibelokkan oleh es kristal hexagonal.
Pada Parhelic Circle kristal es hexagonal yang diperlukan adalah yang berbentuk
secara vertikal sedangkan, pada Sun Dog es kristal hexagonal yang diperlukan
adalah yang berbentuk horizontal. Pemantulan cahaya pada kristal es hexagonal
tersebut adalah pemantulan cahaya external (tanpa ada cahaya yang melewati
kristal) yang mengakibatkan Parhelic Circle dekat dengan matahari, atau
internal (satu atau beberapa pemantulan yang terjadi di dalam kristal) yang
mengakibatkan banyak lingkaran yang terbentuk yang terletak jauh dari matahari.
Karena peningkatan jumlah pemantulan sehingga terbentuklah pembiasan asimetric
yang membentuk beberapa warna yang terletak jauh dari matahari.
Daftar Pustaka
:
mustikafisika.blogspot.com/2013/12/fenomena-sun-dog-pembiasan-cahaya-pada.htm









0 komentar:
Posting Komentar